5 Buku Pemicu Semangat Petualangan

littledelivery.com
littledelivery.com

Di setiap diri kita, saya yakin, ada sejumput hasrat berpetualang. Tapi jenis hasrat seperti ini perlu pembangkit. Bisa dalam bentuk teman yang berapi-api, atau rejeki nomplok menang kuis dan dapat tiket perjalanan gratis, atau film dengan latar suatu tempat yang mengesankan, atau juga buku-buku yang memicu imajinasi dan dengan suatu cara membangkitkan semangat kita buat bepergian kesana kemari seperti tokoh di buku itu.

Buat saya, ini terjadi beberapa kali. Tentu saja, oleh buku-buku yang keren.
Ini dia… (more…)

membaca tekun dan senang: To Kill a Mockingbird

Sudah lama saya nggak menemukan hal penting buat ditulis di blog ini. Dan sekarang pun yang mau saya tulis ini gak penting. Tapi kayaknya, sebenarnya gak penting ya apa yang mau ditulis. Yang penting adalah menulisnya aja. *iya gak siih*

Yah, yang jelas, To Kill a Mockingbird karya Harper Lee adalah buku yang penting. Saya agak menyesal karena baru baca sekarang, 52 tahun setelah buku ini terbit. Tapi memang mungkin kalo saya bacanya waktu SMP, misalnya, pemahaman saya tentang pelajaran moral di buku ini –yang mana sangat padat sekali– tak akan sedalam sekarang. (more…)

Nawal, Menulis dengan Keras Kepala

Membaca buku Catatan dari Penjara Perempuan (1984), memoar dari Nawal El Saadawi ini, saya jadi teringat salah satu sesi kuliah filsafat dengan Pak Rocky Gerung –kami memanggilnya Roger :)– tentang feminisme. Beliau bilang begini, “Bagi kalian yang perempuan di sini, saya sarankan, kalau nanti ketemu pacar atau calon suami, tanyalah pada mereka, ‘Do you speak feminism?’ sebelum kalian ke jenjang yang lebih lanjut.” (more…)