Definisi Bahagia 2013

Baru nonton di Metro TV cuplikan wawancara Desi Anwar dengan Dalai Lama.

(Ingatan saya tentang tokoh yang satu ini adalah bahwa ia tidak terjangkau dan kunjungan ke tempatnya itu sakral seperti yang digambarkan di film Seven Years in Tibet. Tapi Desi Anwar berkesempatan mewawancara beliau! Hebat deh.)

Begini kira-kira percakapannya –terjemahan bebas dari bahasa Inggris–.

Desi Anwar: “Pak Dalai, bagaimana pandangan Anda tentang orang-orang secara umum?”

Dalai Lama: “Saya melihat bahwa semua orang itu sama. Enam milyar manusia yang ada di bumi ini semuanya sama. Kita sama-sama punya mata, hidung, punya otak yang juga sama. Semua sama.”

Desi Anwar: “Tapi kan kita juga punya perbedaan, ras, budaya, agama, dll sehingga telah terjadi begitu banyak konflik di dunia ini. Bagaimana itu, Pak?”

Dalai Lama: “Begini, Bu Desi. Konflik itu terjadi karena orang-orang hanya melihat perbedaan di antara mereka. Padahal ‘perbedaan-perbedaan’ itu hanya berada di level kedua, yang sifatnya tidak penting. Yang penting adalah yang di level pertama, yaitu persamaan.”

Desi Anwar: “Oh begitu. Lanjut, Pak Dalai. Menurut Anda, apa definisi kebahagiaan?”

Dalai Lama: “Kebahagiaan adalah ketika kita punya arti dalam hidup. Hidup kita berarti dan berguna bagi orang-orang lain. Itulah kebahagiaan.”

Nah, itu definisi sederhana dari Dalai Lama. Ada definisi-definisi lain yang lebih rumit dan beragam ditulis oleh Eric Weiner di buku The Geography of Bliss.

the-geography-of-bliss
Mantan reporter The New York Times ini telah berkeliling dunia, tepatnya ke sepuluh negara untuk mencari tau apa yang membuat orang-orang di negara-negara tersebut bahagia.

“Kita manusia adalah makhluk lima menit terakhir. Dalam satu penelitian, orang yang menemukan koin sepuluh sen di trotoar lima menit sebelum diberi pertanyaan mengenai kebahagiaan melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dengan keseluruhan kehidupan mereka daripada mereka yang tidak menemukan koin sepuluh sen.”

Begitu katanya. Jadi rupanya kebahagiaan itu sangat relatif ya.

Yang dapat saya simpulkan dari buku Eric Weiner adalah antara lain:
– Orang Belanda bahagia dengan kebebasan. Mereka menoleransi apa saja, termasuk prostitusi, bir dan ganja.
– Orang Swiss bahagia dengan keteraturan.
– Orang Qatar bahagia dengan uang.
– Orang Thailand bahagia dengan santai dan tidak banyak berpikir.
– Orang Islandia bahagia dengan minum-minum.
– Orang India bahagia dengan berada di ashram.
– Dan orang Bhutan bahagia secara nasional atau tidak sama sekali.

“Kami tidak percaya kepada kebahagiaan Robinson Crusoe. Semua kebahagiaan itu berhubungan.”

Begitu ujar Karma Ura, seorang cendekiawan Bhutan, yang kemudian menjadi kesimpulan umum dari sang penulis. Bahwa tidak ada yang namanya kebahagiaan pribadi. Kebahagiaan kita sepenuhnya terkait dengan orang-orang lain: keluarga, teman, tetangga dan juga office boy yang nyaris tidak kita perhatikan yang setiap hari membersihkan kantor kita.

Maka, sejalan dengan definisi Dalai Lama di atas, kebahagiaan bukanlah kata kerja atau kata benda. Dia adalah kata sambung. Jaringan penghubung.

Ok, jadi apa definisi bahagia di tahun 2013? Kita mesti menoleh kiri kanan untuk menjawabnya.πŸ™‚

Anyway, Happy New Year 2014! ^_^

happiness-quotes-john-lennon

~ o 0 o ~

Recommended book:

The Geography of Bliss: One Grump’s Search for the Happiest Places in the World

7 thoughts on “Definisi Bahagia 2013

  1. Nah itu, menurut saya Dalai Lama adalah ‘the living proof of a Guru.’ Sedangkan para selebritis yang mengaku sebagai Guru Spiritual kadang sama sekali tidak paham inti dari ajaran mereka.. yang sebenarnya mencari kebahagiaan.Gara2 buku ini saya jadi lebih penasaran pada negara Bhutan, karena seperti mirip dengan Indonesia di tahun ’90an.

    Like

  2. Pingback: 5 Buku Pemicu Semangat Petualangan | Boneka Ketujuh

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s