Tak Ada yang Baru di Bawah Matahari

(Bahkan judul posting ini juga tak baru).

Dulu pernah baca kata mutiara entah di mana, yang kira-kira begini:

Ketika kamu punya ide, ingatlah bahwa setidaknya sepuluh orang sebelummu juga punya ide yang sama.

Dan setelah itu, setiap kali saya hendak menulis sesuatu, rasanya idenya selalu sudah pernah saya dengar atau baca entah di mana sebelumnya.

Dan biasanya, dengan kekuatan Google, teka-teki ‘entah di mana’ itu terjawab. Dan tulisan-tulisan orang-orang sebelum saya, tak sedikit yang lebih bagus. Lebih well-researched, dan lebih well-performed.

Maka, akhir-akhir ini saya jadi punya kebiasaan meng-copy paste saja artikel-artikel bagus yang sudah ditulis orang -biasanya artikel koran-, untuk diterbitkan di blog ini. Beserta bumbu-bumbu gambar yang saya anggap relevan -juga download-upload dari situs orang. Mohon maaf kalau banyak yang tak tertulis sumber gambarnya, saya lagi mau tulis lagi satu-satu. Maklum, sebelum ini masih bodoh soal aturan ngeblog dan tak sadar HaKi gambar-.

Begitu pula soal kata-kata bijak, yang awalnya muncul dari buah perenungan mendalam saya, tapi ketika mau ditulis, rupanya ada juga orang-orang lain, yang berpikir mirip atau sama. Dan mereka tak jarang adalah orang terkenal atau tokoh masyarakat atau selebritis. Tentu saja, orang seperti saya harus mencantumkan nama mereka kalau mengatakan sesuatu yang pernah mereka katakan.

Yang terakhir ini biasanya muncul di status facebook saya, atau berupa re-tweet di twitter saya.

Paul Arden di bukunya Whatever You Think, Think the Opposite, bilang begini:

Steal from anywhere that resonates with inspiration or fuels your imagination. Devour films, poems, photographs, conversations, dreams, trees, architecture, street signs, clouds, light and shadows. Select only things to steal from that speak directly to your soul. If you do this, your work (and theft) will be authentic. Authenticity is invaluable. Originality is non-existent. Don’t bother concealing your thievery-celebrate it if you feel like it.
Remember what Jean-Luc Godard said: ‘It’s not where you take things from-it’s where you take them to.

Mungkin itu dia penjelasannya mengapa Jason Mraz dengan bangga menyatakan: We Sing. We Dance. We Steal Things.

Jadi begitulah. Karena saya merasa tak enak untuk terus-menerus mengutip kata-kata atau tulisan orang, posting ini menjadi excuse saya.

(pic from here)

Omong-omong soal darimana datangnya ide, dan bagaimana menggunakan ‘ide dari pendahulu’ tersebut dengan baik dan benar, saya harus belajar dari SGA. Dan juri-juri cerpen Kompas 2010 baiknya lebih banyak lagi membaca cerpen-cerpen dunia.

Dodolitdodolitdodolitbret karya Seno Gumira Ajidarma

Akmal Nasery Basral: DODOLIT DODOLTOLSTOY: Catatan Singkat Atas Cerpen Terbaik Kompas 2010

AS Laksana: Dodolit: Juara atau Plagiat atau Apa?

2 thoughts on “Tak Ada yang Baru di Bawah Matahari

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s