Bekerja Lebih, Dibayar Lebih

Mario Teguh di acara TV-nya mengatakan, “Kalau Anda melakukan lebih dari bayaran Anda, maka Anda akan dibayar lebih!”

Well, barangkali saya sudah menyadari teori ini jauh sebelum Pak Mario mengatakannya, tapi sebelumnya saya nggak begitu yakin. Saya khawatir kalo saya melakukannya, maka saya hanya akan menampilkan satu kata: naif.

Karena orang zaman sekarang boro-boro mau bayar lebih. Bayar pas aja udah syukur.

Tapi kemudian bapak yang selalu berwajah optimis ini mengingatkan bahwa kita ini bekerja untuk melayani Tuhan (bukan manusia, apalagi hewan — ini juga berlaku untuk Dokter Hewan–).

Jadi, nggak dibayarpun –sama manusia– kita jangan mengeluh, sedih, ataupun kecewa. Karena Tuhan toh melihat pekerjaan kita. Dia pasti akan membalas dengan yang setimpal.

Tapi bukan juga berarti kita tidak mengusahakan kelayakan hidup sama sekali. Jadi, kalau kita nggak dibayar cukup, dan kerjaannya pun bikin kita tidak bahagia, yang pindah aja. Bekerja di tempat lain. Jangan mengeluh. Jangan jadi orang yang menyedihkan.

Persoalannya lain kalau kita tidak dibayar cukup, tapi kita bahagia lahir batin. Kita bersyukur. Nah, untuk kasus ini, saya pikir, adalah model yang harus kita capai. Selalu merasa cukup, dan selalu bersyukur.

Bicara soal perbandingan bayaran dengan pekerjaan, saya sendiri seringnya berada di batas antara “menyedihkan” dan “bersyukur.”

Saya secara umum memang merasa hidup bahagia, dan oleh karenanya saya bersyukur. Tapi saya juga belum sehebat itu untuk merasa selalu cukup. Saya masih suka menuntut lebih banyak sama Tuhan. Dan masih suka frustrasi karena kekurangan.

Tapi akhir-akhir ini, kisah hidup saya mulai memasuki periode baru. Rasanya tekad dan kerja keras saya terbayar di beberapa bulan belakangan. Mimpi-mimpi saya menjadi kenyataan dan datang dari arah yang tak disangka-sangka.

Tuhan memang adil, kawan. Dan Mario Teguh seringkali benar.

Misteri Gelang Pak Mario Teguh

One thought on “Bekerja Lebih, Dibayar Lebih

  1. Pingback: Misteri Gelang Pak Mario Teguh | Boneka Ketujuh

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s