Boneka Ketujuh

April 23, 2008

So Young, No Worries

Diarsipkan di bawah: dear diary — Tag:, — bonekarusia @ 8:25 pm

Film In the Land of Women, mencerahkan saya sedikit.

Setelah melewati umur 26, rasanya memang mulai khawatir. Ow ow. Umur nambah lagi. Ow ow. Saya makin tua. Ow ow. Saya belum kemana-mana, tetap di sini-sini saja. Ow ow. Saya belum menghasilkan apa-apa. Ow ow. Saya belum jadi siapa-siapa. Ow ow. Saya orang gagal, nggak sukses-sukses. Ow ow.

“What’s going on?” jerit 4 Non Blondes.

“Maybe it’s a quarter-life-crisis,” reka Jamie Cullum.

“Itu namanya sindrom twenty-something,” kata sahabat saya sok tau. Karena dia juga ada di range usia ini. Jadi status kami sama: cuma bisa menduga-duga.

Tapi kemudian, seperti yang saya bilang di atas, film In the Land of Women mencerahkan saya sedikit. Tokoh laki-lakinya, -saya lupa nama aktornya maupun perannya di film, tapi Anda tidak akan bingung karena cuma ada satu tokoh laki-laki di film itu– ketika itu sedang mengeluh kepada neneknya tentang hidupnya yang sudah 26 tahun ini dan bahwa dia belum juga rasanya menghasilkan sesuatu yang bagus.

Neneknya yang eksentrik itu malah ngomel-ngomel. Dia bilang, “Kau tau, umurku ini sudah 130 tahun!” yup, itu hiperbola. “Dan kalau aku lihat ke belakang, aku juga nggak menemukan hal-hal bagus dalam hidupku. I’ll be dead soon, and you’ll still be alive. So, stop complaining!”

Gitu katanya. Jangan mengeluh karena hidup kita masih panjang. Iya sih. Belum juga 100 tahun.

“Coz we were so young now, we were so young, so young now,” kata The Corrs.

Blog pada WordPress.com.